Sabtu, 21 Maret 2009

SINOPSIS TARI KEMBAN

TARI TRADISI INI BERTUMBUH KEMBANG DI TENGAH MASYARAKAT ETNIS PENJALANG. KHUSUSNYA DALAM MASYARAKAT EKS-MARGA PENJALANG SUKU EMPAYANG KIKIM SALING ULU.
PADA MASA KOLONIAL, TARI INI POPULAR DAN SERING DIGELAR DALAM PROSESI PENOBATAN DEPATI ATAU PESIRAH KEPALA MARGA.
DALAM TARI KEMBAN TERKANDUNG MAKNA FILOSOFIS YAITU : NGUMAY, NGAYAP DAN NGUSURI YANG ARTINYA MENGASUH, MENGASIH DAN MENGASALI.MAKNA FILOSOFIS TERSEBUT MENGGAMBARKAN SIRKULASI KEHIDUPAN YAKNI : KELAHIRAN, KEHIDUPAN DAN KEMATIAN

2 Comentários:

bhetran mengatakan...

ko sinopsis kayak gini sich . . ........?????

bhetran mengatakan...

ya kalo ga bisa ya udah jangan bikin....!

Posting Komentar

Comunity De Bedi'e Bada

Kata Mutiara

“Waktu memang tak terbatas – tapi waktu kita terbatas“

FOTO PENTAS SENI ©Template Blogger Green by Dicas Blogger.

TOPO